Skip to main content

Posts

Prinsip Syariah Dalam Penghimpunan Dana

1. Giro dan tabungan atas dasar akad wadi’ah Wadi’ah adalah transaksi penitipan dana atau barang dari pemilik kepada penyimpan dana atau barang dengan kewajiban bagi pihak yang menyimpan untuk mengembalikan dana atau barang titipan sewaktu-waktu. Kegiatan penghimpunan dana dalam bentuk giro dan tabungan atas dasar akad wadi’ah berlaku persyaratan setidaknya sebagai berikut. a. Bank bertindak sebagai penerima dana titipan dan nasabah bertindak sebagai penitip dana b. Bank wajib menjelaskan kepada nasabah mengenai karakteristik produk, serta hak dan kewajiban nasabah sebagaimana diatur dalam ketentuan BI mengenai transparansi informasi produk bank dan penggunaan dana pribadi nasabah. c. Bank tidak diperkenankan menjanjikan memberikan imbalan atau bonus kepada nasabah d. Bank dan nasabah wajib menuangkan kesepakatan atas pembukaan dan penggunaan produk giro atau tabungan atas dasar akad wadi’ah dalam bentuk perjanjian tertulis e. Bank dapat membebankan kep

Teknik Berlatih Mengembangkan Lima Modalitas

Berikut adalah teknik berlatih sederhana agar anda dapat mengembangkan VAKOG. Visual : Jika Anda menonton sebuah film, cobalah menghilangkan suara film tersebut. Kemudian, Anda berusaha memahami isi cerita film tersebut.  Auditory : Jika mendengarkan konser music, cobalah memusatkan perhatian hanya pada salah satu alat music.  Kinaesthetic : Jika Anda sedang mendengarkan sebuah lagu, cobalah bergerak mengikuti irama lagu tersebut.  Olfactory dan Gustatory : Jika Anda sedang menikmati sebuah hidangan makanan, cobalah mengnali bahan-bahan yang dipakai untuk membuat makanan tersebut.  Berikut ciri-ciri manusia yang memiliki kecenderungan menggunakan modalitas tertentu sebagai modalitas utamanya dalam berkomunikasi. Ciri-ciri yang disampaikan berikut, biasanya dapat dikenali juga melalui pemilihan kata kerja yang digunakan dalam berkomunikasi. Orang-orang berciri VISUAL adalah sebagai berikut: Orang ini umumnya bernafas cepat, pandangan muka ke atas, suaranya pun bernada cepat dan tinggi.

How To Improve English Speaking?

A. Faktor Kemampuan Berbicara 1. Kemampuan Pengucapan (Pronounciation) Sebuah percakapan akan berlangsung dengan baik jika masing-masing (pembicara dan lawan bicara) mengerti seluruh pembicaraan. Oleh sebab itu, pronounciation menjadi sangat penting dalam sebuah percakapan. Cara untuk memperbaiki pengucapan adalah dengan perbanyak latihan pengucapan dan ulangi beberapa kali hingga dapat mengucapkannya dengan benar, bacalah sebuah artikel atau tulisan berbahasa inggris dengan suara yang keras. Lakukanlah secara berulang. 2. Penguasaan Tata Bahasa (Grammar) Agar percakapan dapat berlangsung dengan baik, diperlukan penguasaan tata bahasa (grammar). Tata bahasa (grammar) perlu dikuasai dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pembicara dan lawan bicara. 3. Kemampuan Mendengarkan (Listening Comprehension) Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang sedang belajar bahasa inggris adalah terlalu fokus terhadap proses belajar, tanpa mengasah dan m

Konsep Risiko

Aktivitas suatu badan usaha atau perusahaan pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari aktivitas mengelola risiko. Operasi suatu badan usaha atau perusahaan biasanya berhadapan dengan risiko usaha non usaha. Risiko usaha adalah semua risiko yang berkaitan dengan usaha perusahaan untuk menciptakan keunggulan bersaing dan memberikan nilai bagi pemegang saham. Sedangkan risiko non usaha adalah risiko lainnya yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan (Imam Ghozali, 2007:3) A.     Pengertain RIsiko Ada beberapa definisi tentang risiko, antara lain: ·          Risiko adalah kemungkinan yang tidak diharapkan (Mehr & Cammark dalam Hasyim, 1992:11); ·          Risiko dapat didefinisikan sebagai volatilitas outcome yang umumnya berupa nilai dari suatu aktiva atau utang (Imam Ghozali, 2007:3); ·          Risiko adalah ketidakpastian atau uncertainty yang mungkin melahirkan kerugian (loss), (Abbas Salim, 1989:3); ·          Risiko adalah kejadian yang merugikan (Mamduh M. Hanafi, 2006:1).

Kode CSS

/* Outer-Wrapper ------------------------------------------ */ #outer-wrapper { width: 840px margin:0 auto; padding:10px; text-align:left; font: $bodyfont; } #main-wrapper { width: 410px; float: left; word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ } #sidebar-wrapper { width: 220px; float: right; padding-left:10px; /* yg ini tambahan juga biar tampak ada jarak sela */ word-wrap: break-word; /* fix for long text breaking sidebar float in IE */ overflow: hidden; /* fix for long non-text content breaking IE sidebar float */ #sidebarbaru-wrapper { width: 180px; float: right; padding-left:10px; word-wrap: break-word; overflow: hidden; }