Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2016

Teknik Berlatih Mengembangkan Lima Modalitas

Berikut adalah teknik berlatih sederhana agar anda dapat mengembangkan VAKOG. Visual : Jika Anda menonton sebuah film, cobalah menghilangkan suara film tersebut. Kemudian, Anda berusaha memahami isi cerita film tersebut.  Auditory : Jika mendengarkan konser music, cobalah memusatkan perhatian hanya pada salah satu alat music.  Kinaesthetic : Jika Anda sedang mendengarkan sebuah lagu, cobalah bergerak mengikuti irama lagu tersebut.  Olfactory dan Gustatory : Jika Anda sedang menikmati sebuah hidangan makanan, cobalah mengnali bahan-bahan yang dipakai untuk membuat makanan tersebut.  Berikut ciri-ciri manusia yang memiliki kecenderungan menggunakan modalitas tertentu sebagai modalitas utamanya dalam berkomunikasi. Ciri-ciri yang disampaikan berikut, biasanya dapat dikenali juga melalui pemilihan kata kerja yang digunakan dalam berkomunikasi. Orang-orang berciri VISUAL adalah sebagai berikut: Orang ini umumnya bernafas cepat, pandangan muka ke atas, suaranya pun bernada cepat dan tinggi.

How To Improve English Speaking?

A. Faktor Kemampuan Berbicara 1. Kemampuan Pengucapan (Pronounciation) Sebuah percakapan akan berlangsung dengan baik jika masing-masing (pembicara dan lawan bicara) mengerti seluruh pembicaraan. Oleh sebab itu, pronounciation menjadi sangat penting dalam sebuah percakapan. Cara untuk memperbaiki pengucapan adalah dengan perbanyak latihan pengucapan dan ulangi beberapa kali hingga dapat mengucapkannya dengan benar, bacalah sebuah artikel atau tulisan berbahasa inggris dengan suara yang keras. Lakukanlah secara berulang. 2. Penguasaan Tata Bahasa (Grammar) Agar percakapan dapat berlangsung dengan baik, diperlukan penguasaan tata bahasa (grammar). Tata bahasa (grammar) perlu dikuasai dengan baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pembicara dan lawan bicara. 3. Kemampuan Mendengarkan (Listening Comprehension) Salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh orang yang sedang belajar bahasa inggris adalah terlalu fokus terhadap proses belajar, tanpa mengasah dan m

Konsep Risiko

Aktivitas suatu badan usaha atau perusahaan pada dasarnya tidak dapat dilepaskan dari aktivitas mengelola risiko. Operasi suatu badan usaha atau perusahaan biasanya berhadapan dengan risiko usaha non usaha. Risiko usaha adalah semua risiko yang berkaitan dengan usaha perusahaan untuk menciptakan keunggulan bersaing dan memberikan nilai bagi pemegang saham. Sedangkan risiko non usaha adalah risiko lainnya yang tidak dapat dikendalikan oleh perusahaan (Imam Ghozali, 2007:3) A.     Pengertain RIsiko Ada beberapa definisi tentang risiko, antara lain: ·          Risiko adalah kemungkinan yang tidak diharapkan (Mehr & Cammark dalam Hasyim, 1992:11); ·          Risiko dapat didefinisikan sebagai volatilitas outcome yang umumnya berupa nilai dari suatu aktiva atau utang (Imam Ghozali, 2007:3); ·          Risiko adalah ketidakpastian atau uncertainty yang mungkin melahirkan kerugian (loss), (Abbas Salim, 1989:3); ·          Risiko adalah kejadian yang merugikan (Mamduh M. Hanafi, 2006:1).